Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Penjaga Warisan Budaya

Jumat, 31 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat adat Desa Tandula Jangga, Kabupaten Sumba Timur, berdiri di depan rumah adat Uma Mbatangu yang menjulang tinggi. Sertipikat tanah ulayat menjadi simbol pengakuan negara atas tanah warisan leluhur yang terus dijaga turun-temurun. (Foto: Dok. ATR/BPN)

Masyarakat adat Desa Tandula Jangga, Kabupaten Sumba Timur, berdiri di depan rumah adat Uma Mbatangu yang menjulang tinggi. Sertipikat tanah ulayat menjadi simbol pengakuan negara atas tanah warisan leluhur yang terus dijaga turun-temurun. (Foto: Dok. ATR/BPN)

SUMBA TIMUR (MA) — Sertipikat tanah ulayat kini bukan sekadar dokumen hukum, tetapi menjadi penjaga warisan budaya bagi masyarakat adat di berbagai pelosok negeri. Di tengah derasnya arus modernisasi dan perebutan lahan, sertipikat menjadi bukti pengakuan negara terhadap hak-hak adat, memastikan tanah leluhur tetap lestari dan tidak berpindah tangan.

Di perbukitan hijau yang luas, kuda-kuda berlarian bebas di bawah langit timur Nusa Tenggara, sementara deretan Uma Mbatangu, rumah adat beratap tinggi yang menjulang ke langit, menjadi penanda kuat bahwa tradisi masih hidup di sana.

BACA JUGA...  Dittipidsiber Polri Ringkus Pelaku Penipuan dan Pencucian Uang

Namun bagi masyarakat adat, menjaga budaya tak cukup hanya dengan melestarikan simbol dan ritual. Mereka juga membutuhkan pengakuan hukum atas tanah ulayat—tanah warisan nenek moyang yang menjadi penopang identitas mereka.

Langkah inilah yang kini diambil oleh masyarakat Tandula Jangga melalui program sertipikasi tanah ulayat yang difasilitasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

BACA JUGA...  Delky Nofrizal : Plt Gubernur Aceh Harus Bijak, Jangan Hambat Aspirasi Masyarakat

“Pendaftaran tanah ulayat ini bukan untuk mengambil alih, tetapi untuk memastikan hak-hak masyarakat hukum adat tetap lestari,” ujar Staf Khusus Bidang Reforma Agraria ATR/BPN, Rezka Oktoberia, saat menyosialisasikan program Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Sumba Timur, pertengahan September 2025 lalu.

Ia menegaskan, negara hadir untuk melindungi tanah adat agar tidak hilang ditelan waktu, tidak diklaim oleh pihak luar, dan tetap menjadi bagian dari jati diri masyarakat adat.

BACA JUGA...  Hakim PN Tipikor Tolak Eksepsi Mantan Bupati Mursil Cs, atas Tindak Pidana Korupsi Lahan eks HGU

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB