Sabri Badruddin: Situs dan Cagar Budaya Harus Dikelola

Sabtu, 21 April 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Banda Aceh dari Fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Sabri Badruddin, ST

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Banda Aceh dari Fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Sabri Badruddin, ST

Banda Aceh (ADC) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Banda Aceh dari Fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Sabri Badruddin, ST menyebutkan, keberadaan berbagai situs sejarah dan cagar budaya yang ada di kota Banda Aceh, saat ini masih belum mendapat perhatian serius pemerintah kota serta masyarakat yang ada di kawasan .

“Banyak yang belum tersentuh, sehingga masyarakat banyak gak tau kalau disitu ada situs, cagar budaya,” kata Sabri usai sidang paripurna I penyampaian tanggapan/jawaban usulan Qanun Inisiatif tentang Pelestarian Cagar Budaya, di ruang sidang utama DPRK Banda Aceh, Jum’at (20/04/2018) kemarin.

BACA JUGA...  Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Sabri menyebutkan, situs cagar apapun yang ada di wilayah itu, jika benar-benar dikelola dengan baik, bisa bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, kata Sabri, dari segi akademik, situs dan cagar budaya tersebut juga bermanfaat untuk pendidikan.

“Contohnya, seperti situs sejarah bisa bermanfaat untuk pendidikan, jadi situs dan cagar budaya harus dikelola dengan baik” ujar Sabri

BACA JUGA...  Tersangka Pembunuhan Nenek di Aceh Barat ditangkap

Sabri berharap, dengan hadirnya Qanun Pelestarian Situs dan Sejarah serta Cagar Budaya tersebut, pemerintah kota Banda Aceh benar-benar serius dalam mengelolah cagar budaya dan sejarah, sehingga menjadi sebuah objek wisata.

“Hal itu dapat meningkatkan wisatawan berkunjung, tujuannya dapat menumbuhkan perekenomian masyarakat, serta pendidikan” pungkas Sabri. [SUS]

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB