Rukol Sesi 1 Modul 2.3 PGP A8 BGP Lampung

Oleh: Aiyub,S.Pd.,M.Pd

Alhamdulillah kegiatan ruang kolaborasi sesi 1 modul 2.3 berjalan lancar. Adapun Materi pada modul 2.3 tentang Coaching untuk Supervisi Akademik. Coaching merupakan sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil, dimana coach memfasilitasi peningkatan atas perfoma kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri dan pertumbuhan pribadi dari Coachee.

Coaching tidak sama dengan mentoring, konseling, fasilitasi, dan training. Coaching bertujuan untuk menuntun Coachee untuk menentukan ide baru atau cara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi atau mencapai tujuan yang dikehendaki.

BACA JUGA...  Membangun Ekonomi Daerah Dengan Koperasi

Coaching membangun kemitraan yang setara dan Coachee sendiri yang mengambil keputusan. Coach hanya menghantarkan melalui mendengar aktif dan melontarkan pertanyaan, Coachee lah yang membuat keputusan sendiri.

Coaching dalam konteks pendidikan menuntut tumbuhnya kekuatan kodrat anak sehingga dapat memperbaiki lakunya. Proses Coaching sebagai komunikasi pembelajaran antara guru dan murid, murid diberikan ruang kebebasan untuk menemukan kekuatan dirinya dan peran pendidik sebagai pamong dalam memberikan tuntunan dan memberdayakan potensi yang ada agar murid tidak kehilangan arah dan menemukan kekuatan dirinya tanpa membahayakan dirinya.

BACA JUGA...  ACEH TAMIANG SEPERTI TUBUH YANG DIPAKSA TERSUNGKUR

Paradigma berpikir coaching fokus pada Coachee (rekan) yang akan dikembangkan. Bersikap terbuka, memiliki kesadaran diri yang kuat dan mampu melihat peluang dan masa depan. Prinsip Coaching dikembangkan dari kemitraan, proses kreatif dan memaksimalkan potensi. Adapun kompetensi inti coaching sebagai coach adalah kehadiran penuh, mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan berbobot.

Supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran mereka di kelas. Melalui supervisi potensi setiap guru dapat dioptimalisasi sesuai dengan kebutuhan yang dapat membantu para guru dalam proses peningkatan kompetensi dengan menerapkan kegiatan pembelajaran baru yang dimodifikasi dari sebelumnya.

BACA JUGA...  Belajar di Balik Api; Edukasi Kebakaran untuk Anak Usia Dini

Prinsip-prinsip supervisi akademik dengan paradigma berpikir coaching yaitu Kemitraan, Konstruktif, Terencana, Reflektif, Objektif, Berkesinambungan, Komprehensif.(*).

Aceh Timur, 28 Agustus 2023
Penulis : Fasilitator A8, Aiyub,S.Pd.,M.Pd.