RSUD-YA Tapaktuan Alami Krisis Obat, Efisiensi yang Korbankan Pasien

Latar depan BLUD RSUD dr H. Yuliddin Away.(Foto/mediaaceh.co.id /istimewa).

Namun sebelumnya, dia menyatakan bertanggung jawab atas kebijakan pengurangan obat dengan alasan untuk penghematan.

“Saya tidak menyalahkan sebelumnya, dari pada rumah sakit bangkrut (kolaps) dan sekarang ini sedang mengalami krisis keuangan dan banyaknya utang, lebih baik kita ambil langkah penghematan untuk penyelamatan,” begitu lebih kurang disampaikan dr. Erizaldi.(Maslow Kluet).

BACA JUGA...  Panwaslih: ASN dan Aparat Kampung Jaga Netralitas dalam Pemilu 2024