LHOKSUKON (MA) – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanah Jambo Aye melaksanakan tes wawancara selama dua hari kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di 47 Gampong (Desa) di Kecamatan Tanah Jambo, Aceh Utara, acara tes wawancara tersebut berlangsung di aula balai desa kecamatan setempat.
“Kita melaksanakan tes wawancara kepada PPS yang lulus mengikuti ujian berdasarkan hasil pengumuman yang dikeluarkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara beberapa hari yang lalu,” kata Ketua PPK Kecamatan Tanah Jambo Aye Muja Sulaiman pada awak media, Selasa, (17/1/23).
Lanjutnya, “tes wawancara ini kita laksanakan selama dua hari mulai tanggal 15 hingga 16 Januari 2023,” sebut Muja.
Sebelumnya, para peserta PPS yang ada di 47 desa wilayah Tanah Jambo Aye ini sudah mengikuti ujian tulis yang diselenggarakan oleh KIP Aceh Utara yang berlangsung selama satu hari di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, ungkap Muja.
Dia menjelaskan, dari hasil ujian tertulis tersebut hanya 6 orang yang dinyatakan lulus setiap desa berdasarkan nilai tertinggi, dari 6 tersebut sesudah diwawancarai tinggal 3 orang lulus, dan 3 orang lagi sebagai calon pengganti PPS .”Jumlah keseluruhan yang kita wawancara sebanyak 282 orang PPS,” sebutnya.
Menurut Muja, tes wawancara merupakan bagian akhir dari seleksi terbuka calon anggota PPS sebelum KIP Kabupaten/Kota akan menetapkan tiga calon anggota PPS pada peringkat teratas.
“Tiga calon anggota PPS pada peringkat selanjutnya sebagai calon pengganti anggota PPS,” ucapnya.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini kita akan mengumumkan hasil tes wawancara yang kita laksanakan selama dua kemaren di aula balai desa, hasil pengumuman tersebut kita tunggu juga dari KIP Aceh Utara berdasarkan penilaian yang kita rekap kemaren,” ujar Muja Sulaiman.
Muja meminta bagi peserta yang tidak lulus tes wawancara jangan berkecil hati, dibalik itu pasti ada hikmah tersendiri.
“Tes wawancara yang kita laksanakan terhadap PPS, juga diawasi oleh Bawaslu Kecamatan Tanah Jambo Aye, selain Bawaslu ada juga Komisioner KIP dari Kabupaten,” pungkas Muja Sulaiman. (Sayed Panton).




