Hari ke-2 Meugang Ramadhan 1444, 328 Ekor Ternak Dipotong

Petugas Kesehatan Hewan dari Distanpang Bener Meriah sedang melakukan pemeriksaan dan pengawasan daging di pasar tradisional, Rabu ( 22/3/2023).

BENER MERIAH (MA) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah pada hari ke-2 Meugang Ramadhan 1444H/2023 M terus memantau pasar – pasar tradisional khususnya terkait dengan penjualan daging sapi dan kerbau, di kabupaten setempat,Rabu, (22/3).

“Pada hari ke-2 Meugang di wilayah Bener Meriah, jumlah hewan ternak yang dipotong sudah mencapai 328 ekor,” kata kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan drh. Ismail Harun bersama Tim Kesehatan Hewan Distanpang setempat.

Dikatakan, selama dua hari Meugang Ramadhan 1444 H ternak yang dipotong mencapai 328 ekor. Dan jumlah tersebut meningkat jauh dari tahun 2022 yang lalu. Pada tahun 2022 berjumlah 287 ekor baik sapi maupun kerbau.

BACA JUGA...  Lengser dari Kalak BPBD, Safriadi Jabat Kadis Koperasi dan UKM

“Kita meninjau langsung dibeberapa kecamatan yang ada pasar tradisional di kabupaten Bener Meriah ini, gunanya untuk memastikan semua hewan ternak yang dipotong dalam keadaan sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Menurut Kadistanpang Kabupaten Bener Meriah itu, kalau hewan ternak yang dipotong dalam kondisi tidak sehat ini secara kasat mata bisa dilihat dari perubahan warna, baik daging, jeroan maun organ tubuh hewan ternak lainnya. Kalau warna daging, jeroan dan seterusnya sesuai dengan warna seperti yang diisyaratkan ini membuktikan ternak yang dipotong itu Aman Sehat Utuh dan Halal ( ASUH), ujar Abadi.

BACA JUGA...  Berbau KKN, Timses MANIS Jadi Plt. Dua Direktur

“Kemungkinan ini bisa saja bertambah tergantung permintaan, sampai saat ini sudah 328 ekor,” kata drh. Ismail Harun.

Meugang Ini sudah menjadi tradisi, katanya. Dimana seluruh masyarakat Aceh, termasuk Bener Meriah, setiap datangnya bulan suci Ramadhan ini satu keharusan untuk makan daging, ucapnya.

Ketika ditanya mengenai harga daging yang dijual pedagang kepada masyarakat, Ismail Harun menyampaikan, kalau kemarin (Selasa, 21/3), ada dibeberapa pasar tradisional yang menjual perkilonya Rp. 160.000,- tapi hari ini (Rabu, 22/3) semua pasar tradisional menjual mulai dari Rp.170.000 hingga Rp. 200.000/kg nya, terang Kabid Peternakan dan Perikanan pada Distanpang Kabupaten Bener Meriah itu.

BACA JUGA...  Tidak Ada Pemindahan Lokasi PON Ke XXI Aceh - Sumut Untuk Cabang Ini

Ismail Harun juga menambahkan, dari pantauan kita di lapangan, dari jumlah hewan ternak yang dipotong, bisa dan dapat kita pastikan, bahwa ketersediaan daging untuk masyarakat khususnya dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah dipastikan cukup, pungkas drh. Ismail Harun. (Kn/BM).