Perwira Asyik Bersama Petinggi Perusahaan Pembakar Hutan, Mahasiswa Ajak Banjiri SMS Ke Kapolri

Minggu, 11 September 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petinngi Polda Riau asyik bersama petinggi perusahaan pembakar lahan. Foto: BNC
Petinngi Polda Riau asyik bersama petinggi perusahaan pembakar lahan. Foto: BNC

PEKANBARU | AP -Dugaan sejumlah petinggi Polda Riau kongkow dengan bos PT APSL terus disorot. BEM UR mengajak masyarakat Riau banjiri HP Kapolri dengan SMS protes minta diusut.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Unviersitas Riau (BEM UR) Abdul Khair menyebutkan bahwa organisasi yang dipimpinnya sangat tidak puas atas penjelasan perwira tinggi Polda Riau terkait beredarnya foto mereka diduga kongkow-kongkow dengan bos PT Andika Pratama Sawit Lestari (APSL). Padahal, perusahaan terebut sedang diselidiki atas dugaan pembakaran lahan di Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu.

BACA JUGA...  Satu Gudang Mintah Ludes Terbakar

Karena merasa tidak puas, BEM UR terus menyuarakan desakan agar kasus foto dugaan kongkow para perwira tinggi Polda Riau tersebut diusut. Bahkan, sejak kemarin BEM UR menyebarkan ajakan kepada masyarakat Riau untuk ramai-ramai mengirimkan pesan pendek atau SMS ke nomor telephon genggam atau HP Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian.

“Kami mengajak masyarakat Riau untuk menyampaikan keprihatinan kita pada prilaku aparat Polda yang mencederai kepercayaan masyarakat dengan mengirim SMS pada Kapolri,” ujar Abdul Khair saat berbincang dengan wartawan di Pekanbaru, Sabtu (3/9/16).

BACA JUGA...  IPW Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolres Aceh Selatan 

Berikut ini format SMS yang dikirim aktivis BEM UR kepada masyarakat untuk selanjutnya diminta mengirim ke HP Kapolri:

Bapak Kapolri, beredarnya foto kongkow-kongkow perwira tinggi Polda Riau semakin menambah ketidakpercayaan kami kepada institusi Polri, untuk itu kami menuntut:

1. Copot perwira tinggi yang kongkow-kongkow dengan terduga pembakar lahan di Riau.

2. Copot Kapolda Riau. 3. Evaluasi penerbitan SP3 15 perusahaan pembakar lahan di Riau. Ttd RAKYAT RIAU- RAKYAT INDONESIA. Lalu ditulis nomor HP Kapolri di bagian bawah.

BACA JUGA...  IPW Desak Kapolri Copot Kapolda Kalsel, Ini Persoalannya 

Dijelaskan Abdul Khair, pihaknya meyakini jumlah masyarakat Riau yang mengirim SMS ke HP Kapolri sangat banyak. Diperikirakan lebih dari seribu. Sebagai contoh, Abdul Khair menerima sekitar 40 SMS ajakan dari nomor-nomor yang tak dikenal.

“Saya sampai kemarin menerima sekitar 40 SMS ajakan mengirim SMS pada Kapolri dari masyarakat, itu artinya ajakan kami cukup direspon. Kami berharap Kapolri tak menutup mata atas masalah yang sedang dirisaukan masyarakat Riau,” harapnya.***(Bongkarnews.com)

Berita Terkait

Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian
TNI Padamkan Api 
Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 
Tiga Residivis Kembali Ditangkap 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:22 WIB

Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi

Jumat, 4 September 2026 - 17:09 WIB

Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:44 WIB

TNI Padamkan Api 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Jangan Tangkap dan Tahan, Praktisi Hukum: Kasih Tau Keluarga 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Tiga Residivis Kembali Ditangkap 

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB