Oleh: Freelance Jounalist, Umar Hakim Ilhami
Dinamika politik di Aceh Besar semakin memanas dengan munculnya empat calon kuat yang siap bertarung memperebutkan kursi Bupati periode 2024-2029.
Masing-masing calon tidak hanya membawa basis pendukung yang solid, tetapi juga membawa strategi politik dan modal yang siap diuji pada Pilkada November 2024 mendatang.
Kandidat yang telah menyatakan maju adalah mantan Panglima GAM Wilayah Aceh Rayeuk, Tgk. Muhamaram Idris atau akrab disapa Syekh Muharram (jalur independen), Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Aceh Besar Mukhlis Basyah atau Aduen Mukhlis (Partai Aceh), Tgk. H. Musannif,SE., SH (Partai Kebangkitan Bangsa), dan Iskandar Ali (Partai Amanat Nasional).
Keempat calon ini tidak hanya memiliki basis pendukung yang kuat di kalangan masyarakat bawah, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan dalam struktur politik lokal.
Pertarungan ini menjanjikan persaingan sengit, mengingat masing-masing calon memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri.
Kekuatan dan Tantangan Masing-Masing Kandidat
1. Tgk. H. Musannif,SE.,SH (Partai Kebangkitan Bangsa)
Tgk. H. Musannif, seorang politisi berpengalaman dan Pimpinan Yayasan Dayah Darul Ihsan, membawa dukungan kuat dari PKB serta simpatisan PPP.



