Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur kini tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Perbedaan pemahaman aturan baru Permen LHK No. 1 tahun 2024/Permen KP No. 22 tahun 2021.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini diberikan mandat mengelola konservasi jenis ikan/satwa aquatic yang dilindungi, termasuk beberapa reptile aquatic seperti penyu dan beberapa spesies perairan/perairan pesisir.

“Hal ini dijadikan alasan teknis birokrasi oleh BKSDA untuk menyerahkan kewenangan pengelolaan taksa perairan ke DKP/KKP,” kata tokoh itu.

BACA JUGA...  Imbauan MPU dan Bupati Aceh Selatan Agar Masyarakat Tetap Berzikir 

Bagaimana realita satwa dilindungi? Menurut UU No. 5 Tahun 1990 / UU No. 32 Tahun 2024, katanya, Buaya Muara (Crocodylus porosus) secara taksonomi dan regulasi perlindungannya (satwa liar)  sejak dulu berada di bawah kewenangan Ditjen Bksda Kementerian LHK (BKSDA di tingkat daerah).

Dalam kondisi GDKSM,  yang dibutuhkan warga adalah tim Standard Operating Procedure (SOP) penanganan cepat,  evakuasi, dengan infrastruktur/personil yang  terlatih (seperti Tim BKSDA) yang  sudah tersedia.

BACA JUGA...  Dibalik Kemenangan Aceh Selatan di PKA Ke-8, Ada Sosok Ini

“Melempar seperti bola pingpong atas kewenangan seperti ini sangat berbahaya karena,” ucapnya.

Dikatakan, kekesalan warga dan dalam suana tidak dilindungi, mereka bisa saja  mengambil tindakan sendiri yang membahayakan keselamatan atau membunuh satwa dilindungi.

Sehingga bila tanggung jawab atas keselamatan hewan dan manusia dibebankan kepada KKP/DKP Daerah, dinas ini belum siap secata infrastruktur.

BACA JUGA...  KEK Harapan Besar Abdya

Berita Terkait

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB