Kegiatan gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
Setelah kegiatan sosial, rangkaian peringatan Hari Damai Aceh dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Dhuha bersama di Masjid Alue Buket.
Azhari berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan pembelajaran karakter kepada para siswa, khususnya mengenai pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan, kepedulian sosial dan perdamaian.
“Semoga melalui kegiatan seperti ini, siswa semakin memahami bahwa perdamaian harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Peringatan 21 tahun Damai Aceh di SMK Negeri 1 Lhoksukon pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dengan memadukan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial dan semangat menjaga perdamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(Sayed Panton)
Halaman : 1 2















