Peluang Cuan”Syiah Kuala Islamic Center”. Dari Pembangunan hingga Pengelolaan 

Selasa, 1 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tahap Pengelolaan: Peluang di Sektor Keagamaan dan Pendidikan

Setelah Islamic Center ini selesai dibangun, tahap pengelolaan menawarkan lebih banyak peluang bisnis yang berkelanjutan. Salah satu yang paling potensial adalah pengelolaan kegiatan manasik haji dan umrah. Seiring dengan meningkatnya jumlah jemaah haji dan umrah di Aceh, Islamic Center dapat menjadi pusat manasik yang melayani ribuan jemaah setiap tahun. Potensi tumbuhnya Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di sekitar Islamic Center juga menjanjikan potensi ekonomi bagi para pembimbing, penyelenggara, hingga penyedia jasa pelatihan.

BACA JUGA...  MBG yang Bagus dalam Perencanaan, Namun Amburadul dalam Pelaksanaan

Pelatihan manasik dan sertifikasi petugas manasik juga membuka peluang bagi Islamic Center untuk menjadi pusat sertifikasi keagamaan di Aceh. Di tahun 2021, tercatat ada sekitar 8000 pembimbing manasik bersertifikat di Indonesia, namun jumlah di Aceh sendiri belum jelas. Dengan adanya Islamic Center, Aceh bisa memperkuat posisi sebagai pusat pelatihan keagamaan yang berskala nasional, yang tentunya akan mendatangkan penghasilan bagi pengelola dan stakeholder terkait.

BACA JUGA...  Kehancuran Kerajaan Besar di Dunia

Studi Manuskrip dan Pusat Arkeologi: Menarik Cendekiawan Dunia

Islamic Center ini juga dapat menjadi pusat penelitian manuskrip dan arkeologi Islam. Pembelian manuskrip-manuskrip kuno yang saat ini dimiliki oleh individu-individu di Aceh akan menjadi bagian penting dari koleksi pusat studi ini. Dengan hadirnya cendekiawan dan akademisi dari berbagai universitas di dunia yang tertarik mempelajari manuskrip tersebut, Islamic Center akan menjadi pusat pengetahuan yang bergengsi, serta membuka potensi bisnis di sektor intelektual dan akademik.

BACA JUGA...  Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis

Berita Terkait

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Berita Terbaru

Sekdakab Asel Diva Samudra Putra berbincang dengan Asisten dan pemateri Rakor di Aula Dinas Pariwisata Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Kamis, (20/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:04 WIB

HUKOM

Tiga Residivis Kembali Ditangkap 

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:46 WIB

PEMERINTAHAN

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:41 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:51 WIB