Peluang Cuan”Syiah Kuala Islamic Center”. Dari Pembangunan hingga Pengelolaan 

Selasa, 1 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Awwaluddin Buselia, S.IP

Syiah Kuala Islamic Center, sebuah mega proyek yang digagas untuk menjadi pusat peradaban Islam di Aceh, bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, namun juga menjadi pusat ekonomi yang menawarkan beragam peluang bagi masyarakat. Dari tahapan pembangunan hingga pengelolaan, Islamic Center ini memiliki potensi untuk menciptakan banyak peluang cuan bagi berbagai sektor di Aceh.

BACA JUGA...  Susu Kambing Etawa Dan Segudang Manfaatnya

Tahapan Pembangunan: Berkah bagi Masyarakat Lokal

Tahap pertama, yang meliputi pembangunan fisik, membuka kesempatan emas bagi masyarakat lokal. Pembebasan lahan warga untuk pembangunan Islamic Center, meskipun sering menimbulkan polemik, memberikan kompensasi finansial yang signifikan bagi pemilik lahan. Selain itu, proyek ini akan menjadi sumber pendapatan bagi ribuan buruh bangunan, pemilik toko bahan bangunan, hingga penyedia pasir dan besi. Pembangunan ini juga memberikan peluang bagi konsultan dan kontraktor lokal untuk terlibat dalam proyek berskala besar.

BACA JUGA...  PT KAI Diduga Paksa Penggusuran Warga Blok PJKA Langsa Tanpa Kompensasi

Di sisi lain, Islamic Center ini akan menghidupkan ekonomi sekitar dengan berbagai sektor usaha yang terkait langsung dengan konstruksi. Toko semen, besi, dan material bangunan lainnya akan mendapatkan lonjakan permintaan yang tentunya akan berdampak positif pada perekonomian lokal. Dalam skala yang lebih luas, proyek ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru, yang menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh yang masih sedang berjuang memulihkan ekonomi pasca-pandemi.

BACA JUGA...  Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

EKBIS

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:52 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB

Kondisi badan jalan yang sangat parah di atas lereng gunung di lintasan dua kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Timur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Okt 2026 - 17:50 WIB