Pasca Penggusuran, 28 KK Warga Hidup Tanpa Penerangan, Air dan MCK

Selasa, 24 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed Zainal, M. SH. Bersama warga Kampung Perkebunan Sungai Yu yang di gusur di relokasi lapangan belakang SDN Marlempang. Terkatung-katung.

Direktur Eksekutif LembAHtari. Sayed Zainal, M. SH. Bersama warga Kampung Perkebunan Sungai Yu yang di gusur di relokasi lapangan belakang SDN Marlempang. Terkatung-katung.

Tempat telah disediakan oleh Pemkab Aceh Tamiang. Dengan uang tali asih itu warga membangun rumah darurat berdinding tepas yang mereka buat sendiri. Untuk meminimalkan uang yang mereka dapat dari PT. Rapala.

Begitu sebut Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari). Sayed Zainal, M. SH. [Lembaga pendamping] Seperti dikutip mediaaceh.co.id. Selasa, 24 Oktober 2023 di Kualasimpang.

BACA JUGA...  Moh. Adib Khumaidi Ditunjuk Menjadi Ketua Asosiasi Kedokteran MASEAN

Kata Sayed, kondisi riil relokasi warga Kampung Perkebunan Sungai Yu yang ada di belakang SDN Marlempang sangat menyedihkan, dari 28 barak sementara yang di bangun, baru 1 KK yang menempati hunian tersebut.

Sedangkan 27 KK lainnya, setelah gubuk selesai dibangun baru mereka menempatinya mengingat belum adanya Penerangan, Air Bersih, MCK dan saluran pembuangan.

BACA JUGA...  Polres Gelar Perkara dan Pererat Tali Silaturahmi Dengan Kejari Sabang

Sebab, pihak PT. Rapal tidak memberi ijin mereka membuang limbah rumah tangga ke parit batas HGU [parit gajah]. Dengan alasan yang tidak jelas.

“Hidup mereka sangat prihatin, mau buang air besar saja harus menumpang di tempat orang lain. Tidak ada penerangan, apalagi itu air bersih. Mereka sangat berharap uluran tangan para dermawan yang ingin membantu kekurangan mereka,“ jelas Sayed.

BACA JUGA...  Pangdam IM Pimpin Upacara Pelepasan Purna Tugas dan PDTH Prajurit

DPRK dan Komisi 1 Dimana

Sayed melihat bahwa; Keprihatinan warga tersebut, tidak menjadi keprihatinan para wakil rakyat, terutama para Pimpinan
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dan Komisi 1 dan atau anggota Dewan.

Berita Terkait

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wakapolres Asel bersama PJU Polres foto bersama seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

RAGAM BERITA

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:19 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra,

PEMERINTAHAN

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WIB

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB