“Lhokseumawe lahan pertaniannya kecil, tapi ternyata petaninya kreatif apalagi mendapat dukungan dari Dinas DKP3 Lhokseumawe, hal ini sangat positif, kita berikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pasar tani ini, karena menjadi bagian dalam menjalankan program pemerintah yakni ketahanan pangan yang terjangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawa,” katanya.
LHOKSEEUMAWE | mediaaceh.co.id – Kendati Lhokseumawe memiliki lahan pertanian tergolong kecil, sejumlah kelompok tani (Poktan) yang tergabung dalam wadah Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Lhokseumawe dan Poktan mandiri tetap kreatif.
Poktan yang bernaung di KTNA terus mengembangkan sektor pertanian, peternakan maupun kelautan, buktinya hasil produksi pertanian mampu memenuhi pasar tani yang diinisiasi mantan PJ Walikota Lhokseumawe A. Hanan yang diaplikasikan oleh Dinas DKP3 Lhokseumawe.
Hasilnya lumayan bagus, paling tidak, hingga saat ini pasar tani menjadi pilihan bagi masyarakat kelas menengah ke bawa eks petro dollar Lhokseumawe untuk memenuhi kebutuhan pangan berbiaya terjangkau.
Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyempatkan diri mengunjungi pasar tani. Rabu, 14 Mei 2025 dan memberikan apresiasi positif.




