Partai Politik Bukan Aqidah

Kamis, 20 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Tgk. Muchsin, mengajar pada STAI Tapaktuan Aceh Selatan.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Ustadz Tgk. Muchsin, mengajar pada STAI Tapaktuan Aceh Selatan.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Keempat, menghindari fanatisme politik, maknanya, fanatisme politik bisa menjadi musuh demokrasi. Menghindari sikap fanatik terhadap partai politik dan tetap kritis terhadap kebijakan dan tindakan partai adalah hal penting. Fanatisme hanya akan memperkeruh situasi dan menghambat proses demokrasi yang sehat.

Dari tulisan ini, dapat disimpulkan beberapa hal yakni, Parpol bukanlah akidah yang harus dipegang teguh tanpa kritik. Partai politik adalah alat demokrasi yang berfungsi untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan menciptakan pemerintahan yang representatif. Dalam menjalani kehidupan berbangsa, penting untuk menjaga keseimbangan dan tidak membiarkan perbedaan politik merusak persatuan.

BACA JUGA...  KETIKA BENCANA TERANCAM DIJADIKAN PANGGUNG

Menghargai keberagaman pandangan politik, mendorong dialog yang sehat, meningkatkan pendidikan politik, dan menghindari fanatisme adalah kunci untuk menjaga keutuhan bangsa dalam keberagaman politik.

Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa partai politik tetap menjadi sarana yang konstruktif dalam proses demokrasi, bukan sumber perpecahan dan konflik. Perspektif Islam mendukung prinsip-prinsip ini dengan menekankan musyawarah, keadilan, dan penghindaran fanatisme, yang semuanya berkontribusi pada kesejahteraan dan persatuan umat.(*)

BACA JUGA...  Tinjau Bendungan Keureuto, Kapolres Aceh Utara Katakan Ini

Berita Terkait

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas
Menjemput Hak Warga di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi.

POLITIK

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Senin, 24 Agu 2026 - 13:42 WIB

OLAHRAGA

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB