Zulfikar menilai, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan Pilkada sangat penting untuk menjaga integritas proses demokrasi di Kota Langsa.
Namun, Zulfikar menyayangkan adanya beberapa oknum kampanye yang terang-terangan mendukung praktik politik uang serta melakukan perusakan baliho lawan.
Menurutnya, tindakan seperti ini menunjukkan ketidakbijaksanaan dan bahkan membahayakan pendidikan politik masyarakat.
“Bagaimana mungkin seseorang yang mencalonkan diri sebagai wali kota atau tim kampanye bisa mendukung hal yang bertentangan dengan aturan yang telah ditetapkan? Itu sama saja mengajarkan politik tidak santun, seolah-olah mengajak masyarakat melanggar hukum!” kata Zulfikar dengan nada prihatin.
Saat ditanya tentang langkah konkret yang akan diambil Panwaslih apabila terbukti ada pasangan calon yang mendukung atau melakukan praktik money politik, Zulfikar menjelaskan, “Kami akan menindak tegas sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Jika ditemukan bukti kuat bahwa pasangan calon atau tim kampanye terlibat dalam praktik politik uang, kami akan melaporkan dan menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwenang untuk diproses sesuai aturan. Ini bukan sekadar peringatan; kami siap untuk menindak segala bentuk pelanggaran yang mencederai proses demokrasi.”
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya














