Pantai Ujong Batee Puteh: Surga Tersembunyi di Aceh Barat dengan Pesona Unik

Minggu, 5 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Ujong Batee Puteh, Aceh/(Instagram/@wisataaceh).

Pantai Ujong Batee Puteh, Aceh/(Instagram/@wisataaceh).

MEULABOH (MA) — Aceh Barat tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena destinasi wisatanya yang unik dan memesona. Salah satu lokasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda adalah Pantai Ujong Batee Puteh, yang terletak di Desa Suak Ujong Kalak, hanya sekitar 3 km dari pusat Kota Meulaboh. Pantai ini menawarkan pesona alam yang berbeda dibandingkan pantai lainnya. Meskipun tidak memiliki pasir putih seperti pantai pada umumnya, keindahan Pantai Ujong Batee Puteh tetap tidak bisa diragukan.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Bahas Persiapan PKA

Keindahan Air Laut Biru Kehijauan

Pantai Ujong Batee Puteh terkenal dengan air lautnya yang jernih dan berwarna biru kehijauan. Warna air laut ini terlihat sangat mencolok, terutama saat matahari bersinar cerah. Kejernihan airnya membuat pantai ini menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam sekitar. Di sepanjang garis pantai, Anda dapat melihat bebatuan besar yang menambah daya tariknya.

BACA JUGA...  Pantai Bantayan: Destinasi Wisata Islami di Ujung Timur Aceh Utara yang Memukau

Pantai ini juga cocok untuk wisatawan yang ingin menjauh dari hiruk-pikuk kota dan menikmati ketenangan. Suasana yang sejuk dan angin laut yang menyegarkan akan membuat siapa saja merasa betah berlama-lama di sini.

Makam Tua di Bukit Pantai

Salah satu daya tarik lain yang membuat Pantai Ujong Batee Puteh istimewa adalah keberadaan makam tua yang terletak di bukit samping pantai. Makam ini menjadi simbol sejarah dan nilai budaya yang kental di wilayah ini. Bagi wisatawan yang gemar mengeksplorasi tempat-tempat bersejarah, keberadaan makam tua ini menjadi daya tarik tersendiri.

BACA JUGA...  Teuku Adian Makmur Dilantik 

Berita Terkait

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB