Pantai Karang Baru: Mutiara Tersembunyi Aceh Tamiang yang Siap Menjadi Ikon Wisata Pesisir Timur

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Aceh Tamiang saat ini tengah menyusun rancangan pengembangan berbasis ekowisata agar Pantai Karang Baru tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga pusat pembelajaran tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Masyarakat pesisir juga diberdayakan melalui pelatihan sadar wisata, pengelolaan sampah, serta kegiatan pembersihan pantai berkala.

Dukungan Pemerintah untuk Pengembangan Wisata Pesisir

BACA JUGA...  Asmi Arga Wisata Tawarkan Sensasi Yang Berbeda

Pemerintah Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah. Pantai Karang Baru menjadi salah satu destinasi prioritas dalam rencana jangka menengah pariwisata kabupaten, terutama karena lokasinya yang strategis dan potensi alamnya yang luar biasa.

Pengembangan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, pelaku UMKM, komunitas pecinta alam, hingga sektor swasta. Model kolaboratif ini diharapkan menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan serta dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat lokal.

BACA JUGA...  Produk Fesyen Aceh Laris Manis di AMFF

Siap Menjadi Ikon Wisata Baru Aceh Tamiang

Dengan keindahan yang masih alami, akses yang mudah, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Pantai Karang Baru memiliki peluang besar menjadi ikon wisata baru Aceh Tamiang. Destinasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan menakjubkan, tetapi juga pengalaman yang sarat nilai budaya dan ekologi.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB