Muhammad Iqbal Nilai Kerusakan Hutan Jadi Biang Bencana Aceh

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati sosial Muhammad Iqbal.

Pemerhati sosial Muhammad Iqbal.

Ia menilai pembiaran terhadap perusakan hutan tidak bisa dianggap sebagai kelalaian biasa. Ketika pelanggaran terus terjadi tanpa tindakan tegas, kepercayaan masyarakat terhadap negara ikut terkikis.

Muhammad Iqbal juga menyoroti kondisi masyarakat adat dan lokal yang sering kali tidak dilibatkan dalam pengelolaan sumber daya alam. Dalam banyak kasus, mereka hanya menjadi penonton, bahkan ikut menanggung risiko bencana, sementara keuntungan dinikmati pihak tertentu.

BACA JUGA...  Mia Kusuma Deklarasi RAPI 2024 Aceh

“Hutan bukan untuk dirusak, tapi untuk dijaga bersama. Kalau hutan habis, yang hilang bukan hanya pohon, tapi juga sumber hidup masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata, mulai dari penegakan hukum yang tegas hingga pembenahan tata kelola sumber daya alam yang lebih adil dan transparan.

Menurutnya, tanpa perubahan serius, bencana akan terus berulang dan rakyat Aceh akan selalu berada di posisi paling rentan. (R)

BACA JUGA...  Empat Desa Hilang, Korban Banjir Bandang Desak Pemerintah Segera Bangun Hunian Sementara

Berita Terkait

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara
Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 
Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan
Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama
Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR Aceh Tinjau Kerusakan Huntara Akibat Cuaca Ekstrem di Langkahan
Ayah Wa Serahkan Santunan Kemensos kepada Keluarga Korban Banjir di Aceh Utara
Hujan Berserta Angin Kencang Porak Poranda Huntara di Aceh Utara, Ayah Wa Koordinasi dengan BNPB dan Kementerian PU

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:27 WIB

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:50 WIB

Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:35 WIB

Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:30 WIB

Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB