MENGGALI ASA DI KUALA TAMIANG

Minggu, 1 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Pengerukan Kuala Sungai Tamiang bukan sekadar proyek fisik, tapi soal keselamatan manusia, pemulihan lingkungan, dan masa depan Aceh Tamiang. Jika sungai ini tidak dipulihkan, maka bencana tidak akan pernah benar-benar berakhir.”

[Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, Bupati Aceh Tamiang].

  • Pengerukan Sungai sebagai Jalan Pemulihan Ekologis Aceh Tamiang
BACA JUGA...  Bank Aceh Peduli Bantu Korban Banjir Pidie

AKHIR November 2025, Aceh Tamiang seperti kehilangan denyut nadinya. Bencana ekologis dan geometeorologi datang bukan sekadar sebagai peristiwa alam, tetapi sebagai tragedi kemanusiaan.

Gedung runtuh, kantor pemerintahan lumpuh, lahan pertanian dan perkebunan porak-poranda, dan yang paling mahal; nyawa manusia menjadi harga yang harus dibayar.

Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang menjadi pusat kehancuran. Arus banjir bandang membawa material pasir, lumpur, kayu, dan puing-puing bangunan, membentuk sedimentasi masif di muara (kuala) Sungai Tamiang.

BACA JUGA...  Menyemai Harapan di Jakarta; Langkah Strategis Bupati Aceh Tamiang Menguatkan Sektor Pertanian

Sungai yang dulu menjadi nadi kehidupan berubah menjadi jalur bencana: dangkal, tersumbat, dan kehilangan fungsi ekologisnya.

Sepeninggal bencana, yang tersisa bukan hanya trauma sosial, tetapi onggokan pasir yang menggunung di kuala sungai; simbol dari krisis lingkungan yang belum tertangani.

Berita Terkait

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir
PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan
Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang
ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB