MENGEJAR NORMALITAS DI TENGAH LUMPUR

Senin, 23 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

“Kami tidak ingin ada satu pun anak Aceh Tamiang kehilangan hak belajarnya hanya karena bencana. Sekolah darurat adalah solusi sementara. Fokus kami adalah percepatan rehabilitasi, pemulihan mutu, dan membangun sekolah yang lebih aman dari sebelumnya.”

[Drs. Sepriyanto, Kadisdik Aceh Tamiang].

  • Percepatan Pembelajaran Pasca Bencana di Aceh Tamiang
BACA JUGA...  Asra Lantik Tri Kurnia Jadi Penjabat Sekda Aceh Tamiang

KETIKA SEKOLAH TINGGAL RANGKA

PAGI ITU, suara anak-anak tak lagi terdengar dari ruang kelas. Yang tersisa hanyalah dinding retak, bangku terbalik, dan lumpur setebal betis yang mengering di lantai sekolah.

Banjir ekologis yang membawa gelondongan kayu menghantam sebagian besar wilayah Aceh Tamiang. Hampir 80 persen gedung sekolah rusak [sebagian berat, sebagian tak lagi bisa difungsikan].

BACA JUGA...  Pertamina Gagalkan Pencurian Minyak di Aceh Tamiang

Ruang belajar berubah menjadi puing. Buku hanyut. Arsip administrasi hilang. Di sejumlah titik, papan tulis masih berdiri, tapi tanpa atap.

Di tengah situasi itu, Dinas Pendidikan Aceh Tamiang menghadapi satu pertanyaan mendesak [bagaimana mengejar ketertinggalan pembelajaran sebelum generasi ini kehilangan masa depannya?].

SEKOLAH TENDA [DARURAT ATAU PILIHAN?]

DI BEBERAPA kecamatan terdampak, tenda-tenda darurat mulai berdiri. Meja plastik dan kursi lipat menggantikan bangku kayu. Anak-anak belajar dengan suara generator sebagai latar.

BACA JUGA...  Wakil Ketua MPD Aceh Timur Pimpin Upacara Bendera SDN 1 Idi

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB