KOMITMEN DINAS PENDIDIKAN
KEPALA Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Drs. Sepriyanto, menyadari bahwa publik menunggu kepastian. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan percepatan menjadi prioritas.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan kolaborasi. “Pemulihan pendidikan bukan hanya tugas dinas. Ini kerja bersama—pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kami membuka ruang pengawasan publik agar proses percepatan berjalan akuntabel.”
UJIAN KEPEMIMPINAN DAN TATA KELOLA
BENCANA ini menjadi ujian manajerial bagi pemerintah daerah. Tanpa langkah cepat, ketertinggalan akademik bisa berlipat. Tanpa tata kelola transparan, kepercayaan publik bisa terkikis.
Percepatan pembelajaran bukan sekadar mengejar kalender akademik. Ia menyangkut masa depan satu generasi di wilayah yang berulang kali diuji bencana ekologis.
DARI PUING MENUJU KETANGGUHAN
DI SEBUAH sekolah yang atapnya terangkat banjir, seorang guru menuliskan kembali alfabet di papan tulis yang nyaris roboh. Di bawah tenda sederhana, anak-anak tetap mengangkat tangan saat dipanggil.
Aceh Tamiang sedang belajar dari luka. Di antara lumpur dan reruntuhan, percepatan pembelajaran bukan sekadar program birokrasi [ia adalah upaya menyelamatkan harapan].
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


![[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2026/02/Compress_20260223_224121_1101.jpg)












