MENGEJAR NORMALITAS DI TENGAH LUMPUR

Senin, 23 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

KOMITMEN DINAS PENDIDIKAN

KEPALA Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Drs. Sepriyanto, menyadari bahwa publik menunggu kepastian. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan percepatan menjadi prioritas.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan kolaborasi. “Pemulihan pendidikan bukan hanya tugas dinas. Ini kerja bersama—pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kami membuka ruang pengawasan publik agar proses percepatan berjalan akuntabel.”

UJIAN KEPEMIMPINAN DAN TATA KELOLA

BACA JUGA...  Tinjau Banjir Demak, Penanganan Pengungsi dan Perbaikan Tanggul Jadi Prioritas Darurat

BENCANA ini menjadi ujian manajerial bagi pemerintah daerah. Tanpa langkah cepat, ketertinggalan akademik bisa berlipat. Tanpa tata kelola transparan, kepercayaan publik bisa terkikis.

Percepatan pembelajaran bukan sekadar mengejar kalender akademik. Ia menyangkut masa depan satu generasi di wilayah yang berulang kali diuji bencana ekologis.

DARI PUING MENUJU KETANGGUHAN

DI SEBUAH sekolah yang atapnya terangkat banjir, seorang guru menuliskan kembali alfabet di papan tulis yang nyaris roboh. Di bawah tenda sederhana, anak-anak tetap mengangkat tangan saat dipanggil.

BACA JUGA...  DARI LUMPUR KE HARAPAN; JALAN PANJANG PEMULIHAN ACEH TAMIANG

Aceh Tamiang sedang belajar dari luka. Di antara lumpur dan reruntuhan, percepatan pembelajaran bukan sekadar program birokrasi [ia adalah upaya menyelamatkan harapan].

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB