MENGEJAR NORMALITAS DI TENGAH LUMPUR

Senin, 23 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Sekolah tenda menjadi pilihan cepat agar proses belajar tak berhenti total. Namun solusi ini bukan tanpa persoalan. Cuaca panas, hujan yang sewaktu-waktu datang, serta keterbatasan sanitasi membuat proses belajar jauh dari ideal.

Meski begitu, Dinas Pendidikan menilai sekolah darurat adalah langkah transisional yang tak bisa dihindari.

Dalam situasi krisis, menjaga kesinambungan pembelajaran lebih penting daripada menunggu ruang kelas permanen selesai dibangun.

BACA JUGA...  Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

LEARNING LOSS‘ YANG MENGINTAI

GANGGUAN pembelajaran selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan membuka risiko learning loss [penurunan capaian literasi dan numerasi yang sulit dipulihkan jika dibiarkan terlalu lama].

Guru-guru kini dituntut melakukan asesmen diagnostik sederhana untuk memetakan ketertinggalan siswa. Prioritas pembelajaran dipersempit pada kompetensi esensial; membaca, menulis, berhitung, dan pemahaman dasar.

Sejumlah kepala sekolah mengakui, tantangan terbesar bukan hanya kerusakan fisik, tetapi kondisi psikologis siswa. Trauma akibat banjir membuat konsentrasi belajar terganggu.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Bersama CBM Global dan YEU Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

ANTARA ANGGARAN DAN REALITAS LAPANGAN

PEMULIHAN pendidikan tak bisa dilepaskan dari persoalan anggaran. Rehabilitasi sekolah membutuhkan dana besar, sementara kemampuan fiskal daerah terbatas.

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya
Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB