Lukup Badak, Arung Jeram Kelas Nasional di Gayo: Menantang Adrenalin di Aliran Sungai Pesangan

Minggu, 26 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH (MA) — Jika sebagian orang datang ke dataran tinggi Gayo untuk mencari ketenangan, Lukup Badak justru menawarkan sisi lain yang lebih menantang. Di sinilah adrenalin, panorama alam, dan pengalaman petualangan berpadu dalam satu lintasan arus yang memikat.

Berlokasi di Kecamatan Pegasing, Lukup Badak kini menjelma menjadi magnet baru wisata petualangan di Aceh Tengah. Popularitasnya kian menguat setelah meraih penghargaan sebagai Wisata Air Terbaik se-Indonesia dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026—sebuah pengakuan yang menempatkannya di peta destinasi rafting unggulan nasional.

BACA JUGA...  Pantai Batu Kapal Sabang: Surga Sunyi di Iboih dengan Senja dan Kunang-Kunang

 

Mengandalkan aliran Sungai Pesangan yang berhulu dari Danau Laut Tawar, Lukup Badak menawarkan karakter jeram yang variatif. Arusnya cukup menantang untuk memacu adrenalin, namun tetap ramah bagi pemula yang ingin mencoba sensasi arung jeram untuk pertama kali. Kombinasi ini membuatnya cocok bagi berbagai kalangan, dari wisatawan keluarga hingga pencinta olahraga ekstrem.

BACA JUGA...  Wapres Pemuda OKI :  Kutuk Bom Bunuh diri Makassar

Sepanjang pengarungan, pengalaman tak hanya berhenti pada derasnya arus sungai. Wisatawan akan dimanjakan dengan lanskap khas Gayo yang terbentang di kiri dan kanan: hamparan sawah hijau, kebun kopi yang luas, hingga pemandangan kuda yang merumput di tepian sungai. Panorama ini menghadirkan nuansa berbeda—petualangan yang tetap terasa hangat dan dekat dengan kehidupan lokal.

BACA JUGA...  Sebaiknya KNPI Aceh Singkil Berada Ditangan Yang Muda dan Berani

Berita Terkait

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB