TAKENGON | MA — Limbah pabrik PT. Jaya Media Internusa (JMI) telah membuat resah masyarakat Linge, khususnya masyarakat seputaran pabrik getah pinus tersebut.
Salah seorang Aktifis dan juga Koordinator Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) Sadikin Arisko dalam press rilisnya yang media ini terima, Ahad (24/8) menyebutkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat Isak kecamatan Linge, kabupaten Aceh Tengah yang sudah resah dengan aliran limbah yang di duga mengalir dari pabrik getah pinus tersebut.
“Masyarakat Isak seputaran pabrik saat ini resah dengan aliran limbah dari PT. JMI, mereka mengirimkan dokumentasi perairan mereka saat ini di aliri limbah cair berwarna hitam dan berbusa,” sebut Koordinator AMG itu.
Menurut Sadikin Arisko, hal ini tidak bisa di biarkan begitu saja karena akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat sekitar serta ekosistem dan kerusakan lingkungan.
“Ini tidak bisa di biarkan, instansi terkait harus segera turun ke lapangan dan menurut informasi yang kami terima dari masyarakat setempat bahwa PT. JMI membuang limbah Tengah malam saat hujan. Mereka sudah mengkonfirmasi ke pihak PT. JMI namun mereka tidak merespon,” ujar aktifis Gayo itu.
Sadikin juga menegaskan jika pemerintah daerah Aceh Tengah dan instansi terkait tidak segera turun, maka pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi dengan masyarakat sekitar pabrik





