Warga Gampong Kuala Keupeng Subulussalam Tuntut Hak atas Tanah yang Dikuasai PT. ASN

Minggu, 12 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gampong Kuala Keupeng, Kota Subulussalam bersama tokoh adat merumuskan tuntutan kepada perusahaan agar mengembalikan hak mereka, Minggu, (12/4/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Warga Gampong Kuala Keupeng, Kota Subulussalam bersama tokoh adat merumuskan tuntutan kepada perusahaan agar mengembalikan hak mereka, Minggu, (12/4/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Sebagian besar warga Gampong Kuala Keupeng, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, kembali menuntut hak atas lahan yang masih dikuasai PT. ASN.

Tuntutan mereka semakin menguat, menyusul beredarnya isu  bahwa lahan perkampungan sudah di kepling menjadi areal Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan besar itu.

Oleh sebab itu, ratusan Kepala Keluarga (KK) mendesak Pemko Subulussalam untuk segera menghentikan ketidak adilan yang telah berlangsung bertahun-tahun akibat penguasaan lahan oleh. PT ASN.

BACA JUGA...  Jadi Relawan Gempa Cianjur, Eva Tergugah untuk Alih Media ke Sertipikat Elektronik

Warga pun, mulai mengaitkan dan mengungkit sejarah berdirinya perkampungan mereka.

“Kuala Keupeng telah berdiri sejak sebelum kemerdekaan Indonesia dan pernah menjadi pusat perdagangan dengan sekitar 600 kepala keluarga. Namun sejak 2003, warga terpaksa mengungsi ke Kampung Harapan akibat konflik lahan,” kata tokoh masyarakat setempat.

Menurut keterangan, sejumlah  130 KK, hingga saat ini.  belum mendapatkan hak untuk kembali ke kampung asalnya.

BACA JUGA...  Wali Kota Banda Aceh Bantu Korban Kebakaran Gampong Geuceu Iniem

Ironisnya, lebih dari 500 hektare wilayah mereka kini telah menjadi bagian dari HGU perusahaan.

“Ini bukan sekadar konflik lahan, ini soal keberlangsungan hidup kami. Tanah ini adalah identitas dan sumber penghidupan kami,” perwakilan warga Idris,  Minggu,  (12/4/2026).

Berita Terkait

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB

Direktur Utama BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan tentang layanan jantung di   Cimahi, Kamis, (16/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:53 WIB

FEATURE

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:30 WIB