TAPAKTUAN | MA — Kondisi badan Jalan Negara Tapaktuan- Blangpidie dan Tapaktuan-Subulussalam tepatnya di kawasan Aceh Selatan, dilaporkan, kemarin, sangat memprihatinkan.
Pasalnya, hampir di sepanjang lintasan jalan yang membujur puluhan KM dari Labuhan Haji hingga perbatasan Subulussalam di Gampong Kapa Sesak, terdapat kerusakan pada aspal.
Pemantauan di lapangan, menyimpulkan, kerusakan badan jalan ditandai lobang-lobang besar akibat aspalnya sudah hancur.
Selain badan jalan berlobang, di sejumlah titik lokasi aspal badan jalan sudah keropos.
Pada lintasan jalan pegunungan Batu Itam Tapaktuan -Tangga Besi Pasie Raja, kondisi badan jalan benar-benar memprihatinkan. Di lintasan ini, terutama pada tanjakan Gunung Panorama Hatta hingga penurunan Gunung Lhok Rukam Tapaktuan terdapat lobang-lobang besar.
“Kondisi ini mengancam keselamatan para pengguna jalan karena kedalaman lobang sudah kelewatan,” kata seorang pengguna jalan asal Kluet Utara Yulizar (50).
Selain dia, banyak warga lain yang mengeluhkan kondisi badan tersebut. Sebagaimana dikemukakan Rahmadun, warga Tapaktuan, bahwa warga tidak merasa nyaman saat melintasi jalan di sepanjang Aceh Selatan.
“Bahkan di Tapaktuan, ibukota kabupaten sangat memprihatinkan, selain berlobang juga terdapat genangan air saat hujan,” katanya.





