Lhok Pu’uk Makin Parah Dihantam Rob, Pemerhati Sosial: Libatkan Warga Pesisir Sebelum Bangun Infrastruktur

Jumat, 25 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati sosial dan tokoh masyarakat Seunuddon, Aswadi Ismu (Ayah Di).(Foto : Ist).

Pemerhati sosial dan tokoh masyarakat Seunuddon, Aswadi Ismu (Ayah Di).(Foto : Ist).

ACEH UTARA | MA Bencana pasang rob kembali menghantam wilayah pesisir Aceh Utara, tepatnya di Gampong Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon. Kondisi daerah tersebut kian memprihatinkan, terutama saat pasang purnama yang membawa gelombang laut tinggi hingga mencapai pemukiman warga.

Air laut yang terus menerjang menyebabkan abrasi pantai semakin parah dan mengancam rumah-rumah penduduk. Selain merusak ekosistem pesisir, kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran warga yang merasa hidup mereka tidak lagi aman, terlebih jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

BACA JUGA...  Ayah Wa Serahkan Bantuan Jadup di Sawang
Pasang purnama di Gampong Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, sudah masuk rumah warga. (Sumber : Tiktok @iskandar2543)

Pemerhati sosial dan tokoh masyarakat Seunuddon, Aswadi Ismu yang akrab disapa Ayah Di, menyoroti dampak buruk dari proyek pemasangan batu pemecah ombak yang dilakukan beberapa tahun lalu. Menurutnya, proyek tersebut justru memperparah kondisi Gampong Lhok Pu’uk karena tidak melalui proses koordinasi yang matang dengan masyarakat nelayan setempat.

“Kalau mau bangun batu pemecah ombak atau infrastruktur lainnya, harus duduk dulu dengan masyarakat pesisir, terutama nelayan yang paham kondisi laut dan arus gelombang. Jangan asal buat perencanaan di kantor, karena yang lebih mengerti itu masyarakat pesisir sendiri,” ujar tokoh masyarakat Seunuddon Ayah Di saat ditemui oleh media, Jum’at (25/7/2025).

BACA JUGA...  Deputi Rehabilitasi BNPB Pusat Serahkan Bantuan Rp.250 Juta

Berita Terkait

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara
Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 
Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan
Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama
Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR Aceh Tinjau Kerusakan Huntara Akibat Cuaca Ekstrem di Langkahan
Ayah Wa Serahkan Santunan Kemensos kepada Keluarga Korban Banjir di Aceh Utara
Hujan Berserta Angin Kencang Porak Poranda Huntara di Aceh Utara, Ayah Wa Koordinasi dengan BNPB dan Kementerian PU

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:27 WIB

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:50 WIB

Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:35 WIB

Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:30 WIB

Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB

Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M,

PEMERINTAHAN

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agu 2026 - 15:17 WIB