KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Sampaikan LHKPN Periodik 2021

Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Pencecahan KPK Ri, Ipi Maryati Kuding

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Sampaikan LHKPN Periodik 2021

JAKARTA (MA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingat penyelenggara negara untuk menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Periodik 2021.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau agar kewajiban itu dapat dilakukan sebelum batas waktu 31 Maret 2022.

Para Penyelenggara Negara (PN) atau Wajib Lapor (WL) cukup melakukan pengisian dan penyampaian laporan kekayaannya secara elektronik melalui situs elhkpn.kpk.go.id.

BACA JUGA...  Penggunaan Dana ADD Tidak Transfaran Terindikasi Markup

Demikian penegasan Pelaksana Tugas (Plt) Juru bicara Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding pada mediaaceh.co.id di Jakarta. Dikatakan; Meskipun batas waktu yang ditetapkan untuk penyampaian LHKPN periodik masih lama, KPK mengapresiasi 18 instansi yang telah 100 persen melaporkan.

Per tanggal 14 Januari 2022 berdasarkan aplikasi e-LHKPN, KPK mencatat 6 (enam) pemerintah kabupaten/kota yang telah 100 persen lapor, yaitu Pemkab Tapanuli Selatan dengan total 680 wajib lapor, Pemkab Brebes 240 wajib lapor, Pemkab Boyolali 239 wajib lapor, Pemkot Prabumulih 195 wajib lapor, Pemkab Bolaang Mongondow Selatan 143 wajib lapor, dan Pemkab Majene 140 wajib lapor.

BACA JUGA...  Terduga Pembunuhan, Satreskrim Polres Bener Meriah Amankan Suami Korban 

Kemudian, 7 (tujuh) DPRD kabupaten/kota, yaitu DPRD Kab. Brebes 49 wajib lapor, DPRD Kab. Boyolali 45 wajib lapor, DPRD Kota Prabumulih 25 wajib lapor, DPRD Kab. Barru 25 wajib lapor, DPRD Kab. Malaka 25 wajib lapor, DPRD Kab. Bolaang Mongondow Selatan 20 wajib lapor, dan DPRD Kab. Pulau Morotai 20 wajib lapor.