Penggunaan Dana ADD Tidak Transfaran Terindikasi Markup

Jumat, 7 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA, (MA) | Ada indikasi Markup dalam pengadaan Bus peruntukkan Desa Lawe Kulok, Kecamatan Lawe Bulan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh.

Mengingat dalam pembeliannya tidak dilakukan musyawarah dengan warga desa Lawe Kulok, hal itu yang diindikasikan oleh Den Boy, SP Ketua 1 LSM LP3AD, telah terjadi markup.

Kepada mediaaceh.co.id, Jumat (7/2/2020) Den Boy mengatakan bahwa terkait dengan pengelolaan dana desa Lawe Kulok. diduga sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepitisme (KKN) termasuk didalam pengadaan bus.

BACA JUGA...  Ketua DPRK Anti Kritik, PWI Aceh Angkat Bicara

Informasi yang dihimpun LP3AD, bahwa beberapa oknum dari perangkat desa tanpa membuat kesepakatan dengan masyarakat lansung membeli bus tersebut seharga Rp204 juta rupiah, bukan baru tapu bus bekas.

Den Boy berasumsi, bahwa dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Lawe Kulok banyak yang tidak transfaran secara menyeluruh.

Seperti, keinginan warga untuk mendapatkan pupuk peruntuukkan pertanian, tak digubris dan diabaikan oleh Kepala Desanya, Maricon Nababan. Sementara warga desa Lawe Kulok sangat membutuhkan pupuk.

BACA JUGA...  Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Pria Pengangkut BBM

Kembali kemasalah pembelian bus, bersumber dari BUMK yang tidak transfaran, Den Boy juga mengkritisi pekerjaan fisik diduga asal jadi, seperti pembangunan rabat beton sepanjang 135 Meter menelan biaya Rp107,9 juta rupiah

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Berita Terbaru

Anggota DPRK Asel Kamalul mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPD Partai Golkar periode 2026-2031 dan diterima Panitia Musda di Sekretariat Partai Golkar Jalan T. Cut Ali Tapaktuan,  Jumat, (16/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

POLITIK

Musda Golkar Asel, Kamalul Resmi Mendaftar

Jumat, 16 Okt 2026 - 22:10 WIB

RAGAM BERITA

Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa usai pertemuan dengan Gubernur URI Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, yang didampingi oleh Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin, lakukan foto bersama serta menyerahkan proposal di  ruang Kemhan RI, Jum'at, (16/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:24 WIB

SABANG.

Asap Karhutla Kepung Sabang, Kota Wisata Mulai Gelap

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:06 WIB