
94 total views, 2 views today
KPK Benarkan OTT di Surabaya
JAKARTA (MA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Jubir Bidang Penindakan Ali Fikri, Kamis 20 Januari 2022, lalu membenarkan pada tanggal 19/1/2022 KPK melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Surabaya Jawa Timur.
Dalam rangkaian kegiatan tangkap tangan tersebut, sejauh ini KPK mengamankan 3 orang. Diantaranya Hakim, Panitera dan pengacara yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait penanganan perkara di PN Surabaya.
Begitu disampaikan Plt Juru Bicara Bidang Penindakan, Ali Fikri pada mediaaceh.co.id. Sabtu, 22 Januari 2022 di Jakarta. Katanya; sejauh ini KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan tersebut dan dalam waktu 1×24 jam KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud.
Ali Fikri mengatakan; sebelumnya diberitakan bahwa Seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Belum diketahui terkait kasus apa hakim tersebut diangkut.
“Bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00-05.30 WIB, KPK datang ke kantor PN Surabaya dan di dalam mobilnya dilihat ada Saudara Itong Isnaeni Hidayat SH MH, hakim PN Surabaya. Begitu pula informasi yang diterima nama panitera pengganti bernama Hamdan SH juga diamankan,” kata jubir Mahkamah Agung (MA) hakim agung Andi Samsan Nganro saat dimintai konfirmasi, Kamis, 20 Januari 2022 lalu.
Menurut Ketua PN Surabaya, penangkapan ini baru diketahui pagi tadi ketika KPK datang ke PN Surabaya dan langsung menyegel ruangan hakim dan setelah itu pergi. [Syawaluddin].