Sabang, (MA) – Kota Sabang terpilih sebagai salah satu dari 50 daerah yang akan mengimplementasi gerakan menuju kota cerdas (smart city) 2023. Untuk itu, Pemerintah Kota Sabang mulai merumuskan konsep kota cerdas dengan keunggulan wisata bahari.
Sebagai langkah awal untuk mengenalkan dan menyerap informasi untuk mengembangkan konsep smart city di Kota Sabang, Pemko Sabang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Tahap 1 Penyusunan Master Plan Smart City Kota Sabang, yang didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Mengusung tema Implementasi menuju kota cerdas 2023, bimtek ini dibuka oleh Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, di Aula Lantai IV Kantor Walikota Sabang, Rabu (05/07/2023) kemarin.
“Dikatakan smart city, tentu seluruh bagian yang menjadi elemen dari ekosistem di kota Sabang ini, harus memiliki inovasi-inovasi dan terobosan yang memberikan kemudahan, mengatasi persoalan serta melakukan efisiensi di segala hal,” kata Pj Wali Kota Sabang.
Menurutnya, setidaknya tiga hal yang menjadi prioritas dalam penerapan kota cerdas Sabang dengan keunggulan wisata baharinya, yaitu pelayanan publik, peningkatan kualitas produk, dan smart environment, kemudian diikuti dengan pilar-pilar pembangunan kota cerdas lainnya.




