Pengembangan Kota Sabang sebagai smart city dengan keunikan dan keunggulan pariwisatanya ini, turut didukung Surahyo Sumarsono, tenaga ahli yang ditunjuk oleh Kementerian Kominfo, yang juga merupakan dosen dan peneliti UGM, dalam menerapkan konsep kota cerdas.
“Kota Sabang berbeda dan memiliki keunikan yang tidak dimiliki dari daerah lain. Tentunya aspek pariwisata akan menjadi pendukung dalam terbentuknya kota cerdas Sabang,” ujarnya.
Surahyo menjelaskan, terdapat enam pilar pembangunan smart city yang akan dibangun dengan menyelaraskan prioritas Pj Wali Kota Sabang tersebut, yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment.
“Selanjutnya kita akan mengunjungi dinas-dinas di Kota Sabang untuk mendukung dan mengembangkan potensi yang ada dan menyelaraskannya dengan konsep smart city. Sehingga dengan bersama-sama kita dapat menyusun berbagai strategi dan solusi dalam membangun kota Sabang sebagai smart city,” tambahnya. (Jalaluddin Zky)




