Komisi I Sidak Plafon Roboh, LembAHtari Desak Segera Diperbaiki

Kemudian Wantanido mengatakan kondisi sarana pendidikan seperti SMPN 8 Karang Baru tersebut sangat memprihatinkan. Kita ketahui semua bahwa sudah beberapa kali ganti kepala dinas. Namun dunia pendidikan masih memprihatinkan sampai ada anak-anak belajar di teras.

“Bagaimana anak – anak akan fokus belajar jika mereka sendiri tidak nyaman. Apalagi melihat plafonnya mau lepas. Hemat saya, 80 persen plafonnya sudah banyak yang lepas. Untuk rehab plafon saja dinas tidak ada kepedulian, apa lagi gedung harus sampai roboh baru dibangun,” kesal Muhammad Irwan.

BACA JUGA...  USK Lantik Wakil Dekan Fakultas Kedokteran 

Sementra itu Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Aceh Tamiang, Kairuddin dikonfirmasi wartawan menjelaskan, usulan dari SMPN 8 Karang Baru ada masuk tapi untuk penambahan ruangan, bukan rehab. Namun kendalanya sistem di dapodik sekolah tersebut tidak terbaca karena tidak tersedia lahan.

“Namun setelah dicek ke sana lahan di SMPN 8 masih luas. Apa dapodiknya yang salah atau bagaimana kita gak tau juga,” sebut Kairuddin.

BACA JUGA...  Jufrizal Resmi Maju Lagi Mencalonkan Diri Untuk Periode Kedua Ketua PWI Aceh Besar

Terkait usulan rehabilitasi plafon jebol SMPN 8 Karang Baru masuk di dinas, Kairuddin belum mengetahui secara pasti. “Nanti saya konfirmasi ke Kadis dulu karena Kadis yang turun langsung meninjau sekolah tersebut baru-baru ini,” katanya singkat. [Syawaluddin].

Penulis: SyawaluddinEditor: Syawaluddin Ksp