KETIKA RUMAH HILANG, UANG TAK BERMAKNA

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

UANG TANPA RUMAH

PENOLAKAN warga bukanlah sikap emosional semata, melainkan refleksi dari realitas lapangan yang keras. DTH dirancang berbasis asumsi bahwa masyarakat dapat menyewa rumah sementara di pasar hunian. Masalahnya, pasar hunian itu nyaris tidak ada.

Bencana melanda secara simultan 12 kecamatan, 216 desa, dan 208 kampung terdampak berat. Ribuan rumah rusak dalam waktu yang sama. Rumah sewa menjadi langka, harga melonjak, dan daya tawar penyintas nol.

“Dana Rp1,8 juta itu tidak menjawab masalah utama kami, yaitu tempat tinggal,” ujar seorang warga di posko pengungsian.

Dalam kondisi darurat, mekanisme pasar tidak bekerja normal. Rumah bukan sekadar komoditas, tetapi kebutuhan dasar. Ketika rumah hilang secara massal, uang tunai tanpa infrastruktur hunian hanya menjadi simbol kebijakan, bukan solusi nyata.

BACA JUGA...  PWI Lhokseumawe dan JMSI Aceh Utara Salurkan Bantuan Untuk Wartawan Terdampak Bencana

DATA BNPB VS REALITAS LAPANGAN

BERDASARKAN data BNPB per 26 Januari 2026, kerusakan rumah di Aceh Tamiang mencapai 37.888 unit, terdiri dari;

Rusak berat: 13.348 unit

Rusak sedang: 9.366 unit

Rusak ringan: 15.174 unit

Sebagai respons, pembangunan hunian sementara (huntara) hanya ditargetkan 1.627 unit, dengan progres;

994 unit selesai dibangun

BACA JUGA...  Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

156 unit masih proses

412 unit belum dikerjakan

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB