KETIKA BENCANA TERANCAM DIJADIKAN PANGGUNG

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Mahasiswa USK juga menyoroti indikasi penyalahgunaan fasilitas dan bantuan negara untuk kepentingan kelompok tertentu. Praktik semacam ini dinilai mencederai rasa keadilan dan memperdalam jurang ketidakpercayaan masyarakat terhadap mekanisme penanganan bencana.

Dalam sejumlah kasus, bantuan yang seharusnya menjadi hak korban justru berubah menjadi alat legitimasi. Bagi mahasiswa, situasi ini bukan hanya soal pelanggaran etika, tetapi juga ancaman serius terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas negara.

BACA JUGA...  Seorang Konten Kreator dari Bireuen yang Sangat Menginspirasi

Selain itu, perhatian pemerintah daerah terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di wilayah terdampak dinilai masih lemah. Di tengah kondisi darurat, harga bahan pangan dan makanan olahan justru berpotensi melonjak tanpa pengawasan memadai.

Dampaknya langsung dirasakan kelompok rentan [masyarakat miskin, pekerja informal, dan korban yang kehilangan mata pencaharian].

Mahasiswa melihat, absennya kontrol harga merupakan bentuk lain dari kegagalan negara hadir secara utuh dalam fase pemulihan. Bencana bukan hanya menghancurkan rumah, tetapi juga melumpuhkan ekonomi keluarga.

BACA JUGA...  Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang

Dalam konteks tersebut, Aliansi Mahasiswa USK mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mengambil langkah luar biasa. Mereka meminta pembentukan Tim Khusus Percepatan Penanganan dan Pemulihan Bencana Alam Ekologis dan Hidrometeorologi Sumatera yang berada langsung di bawah komando dan pengawasan Presiden.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB

PEMERINTAHAN

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:36 WIB