Keindahan Hutan Mangrove Kota Langsa, Destinasi Wisata Bahari Terbesar di Asia Tenggara

Jumat, 1 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mangrove Forest Park menawarkan sejumlah jalur trekking yang rapi dan nyaman, memungkinkan pengunjung menyusuri keindahan alam bakau secara lebih dekat. Jalur ini dirancang untuk membawa pengunjung masuk lebih jauh ke tengah hutan, sehingga mereka dapat melihat secara langsung ekosistem mangrove yang kaya dan bervariasi. Dari sini, wisatawan dapat melihat bagaimana pepohonan bakau yang kuat dan tinggi berdiri di atas perairan, akarnya yang besar menghujam ke dalam tanah, menciptakan pemandangan yang menakjubkan sekaligus menenangkan.

BACA JUGA...  Serahkan Bibit dan Pupuk, Gubernur Puji LPMA di Nisam

Selain berjalan menyusuri jalur trekking, pengunjung juga bisa menikmati keindahan mangrove dengan menyewa perahu yang disediakan oleh pengelola. Berlayar di atas air sambil menyusuri hutan bakau memberikan pengalaman berbeda. Sepanjang perjalanan, pemandangan hijau yang menyelimuti setiap sudut hutan ini semakin menambah kesejukan di hati, seolah membawa wisatawan ke dalam dunia yang tenang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

BACA JUGA...  Bupati Tinjau Potensi Objek Ekowisata

“Destinasi wisata hutan mangrove ini memiliki daya tarik. Selain itu, hutan mangrove ini bisa dikemas menjadi pabrik oksigen terbesar dan isu-isu perubahan iklim lainnya,” kata Sandiaga Uno di Kota Langsa, Aceh, Jumat.

Sandiaga mengatakan hutan mangrove tersebut merupakan destinasi wisata unggulan. Dan diharapkan kehadiran hutan mangrove mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Langsa.

BACA JUGA...  Taman Wisata Gunung Pandan Aceh Tamiang: Surga Alam yang Menyatu dengan Petualangan dan Relaksasi

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Pansus DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:52 WIB

Saat Azhari warga Gampong Teuping Gajah dirujuk ke RSUD Cut Mutia.

KESEHATAN

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:29 WIB

Geuchik Gampong Buket Jrat Manyang Dahlawi yang didampingi oleh Ketua Kopdes Merah Putih Gampong dan Babinsa Koramil 014/Tja saat menerima Mobil Kopdes Merah Putih di Makodim 0103/Aut, Senin (12/10).

PEMERINTAHAN

Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:21 WIB

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB