Kabar Gembira Kominfo Izinkan Layanan 5G di Provider XL Axiata

Kabar Gembira Kominfo Izinkan Layanan 5G di Provider XL Axiata

Mediaaceh.co.id – (Jakarta), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), telah menyatakan menerbitkan izin untuk provider seluler XL Axiata guna mengakses layanan 5G komersial di Indonesia.

Menteri Kominfo, Johnny G. Plate mengatakan, “Hari ini kita menyambut keikutsertaan XL Axiata yang baru saja dapat Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) layanan 5G mulai per 6 Agustus lalu,” saat konferensi pers, pada Kamis 12/08/21.

Dengan turunya surat tersebut, maka layanan jaringan 5G, sarana dan prasarana operator seluler tersebut secara teknis dinyatakan siap beroperasi.

BACA JUGA...  Kemenkum dan HAM RI tak Kuasai Peta Tapal Batas Aceh 1956

Operator XL Axiata menjadi operator seluler ketiga yang mengelar layanan 5G komersial, Telkomsel dan Indosat Ooredoo sudah lebih dulu menyediakan layanan tersebut pada tahun ini.

SKLO dari Kominfo keluar setelah XL uji coba layanan 5G komersial di daerah Margonda, Depok, Jawa Barat pada awal Agustus lalu.

Provider XL ini mendapatkan izin untuk menggunakan spektrum frekuensi radio 1,8GHz, dengan lebar pita 20MHz di rentang 1.807,5MHz sampai 1.827,5MHz.

Petinggi XL Axiata, Dian Siswarini, dalam acara yang sama, mengatakan mereka memanfaatkan spektrum frekuensi yang sudah mereka gunakan sebelumnya, yaitu 1,8GH dan 2,1GHz untuk menggelar layanan 5G komersial.

BACA JUGA...  Dugaan Monopoli Anggaran Publikasi di Dinas Kominfo Aceh Timur Menuai Sorotan

Penambahan operator seluler yang siap menggelar layanan 5G, menurut Menteri Kominfo, menunjukkan layanan 5G komersial bisa berkembang baik di Indonesia, meskipun saat ini masih tergolong adopsi pemula.

Kominfo kembali menegaskan mereka masih menganut kebijakan teknologi netral untuk adopsi 5G, yaitu operator seluler diberikan keleluasaan untuk implementasi dan pemilihan teknologi dalam menggunakan pita frekuensi di spektrum radio yang ditetapkan dalam surat izin.

BACA JUGA...  Ketua KPA Luwa Nanggroe Siap Teken Kontrak Investasi Strategis dengan Malaysia dan China

Kominfo bersama Kementerian Perindustrian juga masih membahas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk jaringan 5G.

TKDN 4G sebesar 30 persen akan menjadi acuan untuk pengembangan 5G, ujar Johnny.

Indonesia merasakan 5G komersial sejak pertengahan tahun 2020, setelah Telkomsel meluncurkan layanan tersebut, disusul Indosat Ooredoo.

Saat ini layanan 5G komersial masih terbatas di sejumlah daerah kota besar, seperti sejumlah titik di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi, juga Solo, Balikpapan dan Makassar.