Dugaan Monopoli Anggaran Publikasi di Dinas Kominfo Aceh Timur Menuai Sorotan

Selasa, 16 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

ACEH TIMUR | MA — Pengelolaan anggaran publikasi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Aceh Timur menuai sorotan publik. Sejumlah pihak menilai anggaran tersebut diduga dimonopoli oleh media tertentu yang memiliki kedekatan dengan Bupati setempat, sehingga menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan keadilan dalam penggunaan dana publik.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua I Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESWAT) Hasballah Kadimin, Selasa, (16/9/2025)

Hasballah menyebutkan, ada beberapa media yang disebut-sebut memiliki hubungan erat dengan Bupati Aceh Timur mendapatkan porsi besar dalam pembagian anggaran publikasi. Kondisi ini dinilai tidak sehat bagi perkembangan pers di daerah tersebut karena berpotensi menciptakan ketidakadilan dan diskriminasi terhadap media lain yang juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Butuh Anggaran Rp27,5 Triliun untuk Rehab-Rekon Pascabencana Banjir

Ia menegaskan bahwa pihaknya mencurigai adanya ketidakterbukaan dalam proses pengalokasian anggaran publikasi oleh Dinas Kominfo.

“Kami melihat ada dugaan monopoli dalam pengelolaan anggaran publikasi. Proses pengalokasian seharusnya dilakukan secara transparan dan adil, bukan hanya berpihak pada media tertentu saja,” ujarnya.

Hasballah menilai praktik semacam ini dapat membatasi kebebasan pers dan merugikan media lain yang juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Menurutnya, bila anggaran hanya difokuskan pada media tertentu, maka kualitas dan keragaman informasi yang diterima masyarakat pun bisa terpengaruh.

BACA JUGA...  Bupati Ayah Wa Gelar Open House Perdana di Kediamannya

“Kalau pemerintah hanya memberikan dukungan anggaran kepada media tertentu, maka keragaman informasi bisa berkurang. Padahal, masyarakat berhak memperoleh informasi yang berimbang dari berbagai sumber,” tambahnya.

Sebagai pendiri PESAWAT, Hasballah berharap agar seluruh insan pers dan pemangku kepentingan dapat mendesak Dinas Kominfo Aceh Timur untuk lebih transparan dalam mengelola anggaran publikasi. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap distribusi anggaran agar tidak terjadi praktik monopoli.

“Kita berharap proses pengalokasian anggaran dilakukan secara adil dan terbuka, sehingga semua media memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi. Ini diperlukan investigasi dan pengawasan ketat agar pengelolaan anggaran publikasi benar-benar profesional serta bebas dari intervensi politik,” tegasnya.

BACA JUGA...  BPJamsostek Bersama DPMG dan Aparatur Pemerintah Gampong Lhokseumawe Gelar Rapat di Takengon

Hasballah menambahkan, transparansi pengelolaan anggaran publikasi sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Menurutnya, dana publik seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan demi kepentingan kelompok tertentu.

“Ini persoalan serius. Jika tidak segera dibenahi, maka dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah. Anggaran publik adalah amanah yang harus dikelola secara bijak, profesional, dan untuk kepentingan bersama,” tutup Hasballah.(Haskad)

Berita Terkait

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:20 WIB

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Berita Terbaru

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB

Forum Pimred Multimedia Indonesia, Aceh, dilantik Rabu 14 Oktober 2026 malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Foto: Dok FPRMI Aceh.

RAGAM BERITA

Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:59 WIB

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:57 WIB

Saat TNI bersama warga Gampong Lawe Buloh Didi, Kluet Timur, Aceh Selatan membangun jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:20 WIB

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB