Jahe Tumbuh Berbuah Hutang Pemerintah Kabupaten Galus

Jahe Tumbuh Berbuah Hutang Pemerintah Kabupaten Galus

Laporan | Syawaluddin

BLANGKEJEREN (MA) – Siapa sangka, Jahe yang tumbuh diperkebunan masyarakat penerima Bibit Jahe, telah tumbuh dengan subur, membuahkan hutang pemerintah Kabupaten Gayo Lues (Galus) terhadap bantuan pengadaan jahe tahun 2020 silam sisakan catatan merah terhadap negeri seribu bukit – julukan Galus.

BACA JUGA...  Buldozer DLHK ‘Hilang’ di TPA Sudah Empat Bulan, Penjabat Bupati Meurah Sangat Berang

Keberhasilan penerima manfaat bibit Jahe untuk para Petani. Ternyata belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Galus kepada Rekanan pengadaan bibit Jahe.

Catatan merah—Hutang— Pemerintah Kabupaten Galus tahun 2020 lalu itu mengundang decak tanya, apa sebenarnya yang terjadi dengan pengadaan jahe itu hingga harus menumbuhkan hutang sekian miliar rupiah.

Penelusuran mediaaceh.co.id, Selasa, 10 Agustus 2021 di Blangkejeren, bahwa; pengadaan bibit Jahe itu, gagal bayar, ini mengindikasikan Pemkab Galus belum mampu merealisasikan program kerjanya dengan baik.

BACA JUGA...  Pencuri Gerayangi Warga Kluet Utara, Ditangkap Polisi 

Malah sebaliknya Pemkab Galus mempertontonkan dagelan lemahnya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap perencanaan kegiatan kerjanya. Skenario aliran keuangannya tersumbat memunculkan tidak matangnya penganggaran belanja bibit Jahe.

Nokhtah hitam itu juga terlihat pada tahun 2019, dimana Pemkab Galus juga menggores luka rekanan, tidak mampu membayar item kegiatan. Lalu terulang lagi ditahun 2021. Kebijakan yang dimingi jumawa sebaliknya menjadi sengkarut pada tata kelola keuangan daerah.