BIREUEN (MA) – Di tengah kesibukan perkotaan, ada sebuah kisah inspiratif yang datang dari kawasan pedesaan Kabupaten Bireuen. Fahmi, seorang anak muda asal Aceh, memberanikan diri untuk membuka usaha coffee shop yang mengusung konsep modern, tepatnya di kawasan SPBU Jeunib.
Kedai yang diberi nama Intisari Kopi ini mengusung suasana yang jauh berbeda dengan kedai kopi tradisional yang biasa ditemui di kota-kota besar.
Setibanya di kedai ini, pengunjung langsung disambut dengan aroma kopi yang khas, berpadu dengan suara mesin kopi yang menggema. Fahmi, dengan penuh semangat, menghadirkan speciality coffee menggunakan mesin kopi modern yang mampu menyajikan kopi dengan kualitas tinggi.
Meskipun kedainya terletak di kawasan yang jauh dari keramaian, Fahmi optimis bahwa kualitas dan konsep kedainya akan menarik perhatian para pecinta kopi, baik yang berpengalaman maupun pemula.
“Banyak orang mungkin belum tahu filosofi di balik secangkir kopi yang baik, tapi saya yakin seiring waktu mereka akan mulai memahami kenikmatan kopi yang sesungguhnya. Saya ingin membuka mata mereka bahwa kopi itu lebih dari sekadar minuman, tetapi sebuah pengalaman,” ujar Fahmi dengan penuh keyakinan, pada media Jum’at, (27/12).




