LHOKSUKON | MA — Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meresmikan pengoperasian kembali Bendungan Krueng Pase usai direhabilitasi sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), di Desa Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Selasa (5/5/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan pengaktifan simbolis pintu pengatur air oleh Menteri PU, sebagai tanda dimulainya kembali distribusi air ke ribuan hektare lahan pertanian yang selama ini terdampak kerusakan bendungan.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa kunjungan Menteri PU didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara, Jafar, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Asyari.
“Peninjauan ini untuk memastikan bahwa infrastruktur Bendungan Krueng Pase telah siap beroperasi kembali dan mampu mengairi 8.922 hektare sawah lintas wilayah,” ujar Muntasir.
Ia menegaskan, berfungsinya kembali bendungan tersebut menjadi titik balik bagi para petani di sembilan kecamatan yang selama lima tahun terakhir mengalami krisis air. Kerusakan bendungan sejak tahun 2020 telah menyebabkan petani mengalami hingga 13 kali gagal panen akibat hanya mengandalkan curah hujan.




