HUNTARA YANG STAGNAN

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Beberapa sak semen mengeras karena terlalu lama dibiarkan. Padahal, bagi warga, huntara bukan sekadar bangunan. Ia adalah harapan untuk kembali tidur tanpa rasa cemas.

Rahmawati, 38 tahun, masih tinggal bersama tiga anaknya di tenda pengungsian. Setiap hujan turun, ia terbangun berkali-kali memastikan air tidak merembes masuk.

“Kalau malam hujan deras, kami tidak bisa tidur. Anak-anak menggigil. Kami cuma ingin tempat yang lebih aman, walau sederhana,” ujar Rahmawati lirih.

Data lapangan menunjukkan ribuan unit huntara direncanakan tersebar di sejumlah kecamatan; [Bandar Pusaka, Tamiang Hulu, Kejuruan Muda, Rantau, Kota Kualasimpang, Manyak Payed, hingga Sekerak].

BACA JUGA...  PWI Bener Meriah Serahkan Plakat Penghargaan kepada Kajari

Sebagian sudah selesai dan ditempati. Namun sebagian lainnya berhenti di tengah jalan. Material tersedia. Lahan sudah dibersihkan. Tetapi pekerjaan tak lagi terdengar.

JANJI PERCEPATAN YANG TERSENDAT

SITUASI ini terasa kontras dengan semangat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang sebelumnya digaungkan pemerintah pusat.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya negara hadir cepat bagi korban bencana.

BACA JUGA...  Haili Yoga Temui Kepala BNPB di Jakarta, Ini Yang Dibahas 

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, juga pernah menyampaikan target agar pembangunan huntara dan hunian tetap segera dirampungkan.

Berita Terkait

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Berita Terbaru

Ilustrasi

PEMERINTAHAN

Murdhani: Tanah Adat dan Tanah Garapan Punya Dasar Hukum Berbeda

Senin, 28 Sep 2026 - 07:58 WIB

NEWS FEATURE

400 Sertipikat PTSL Diserahkan di Bendahara

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:06 WIB

RAGAM BERITA

SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:34 WIB