“HUNTARA DAN HUNTAP; ANTARA ATURAN NEGARA DAN REALITAS GUBUK PENGUNGSI”

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ini bukan tuntutan politis. Ini bukan tekanan kekuasaan. Ini adalah permintaan hak dasar warga negara.

TIDAK CUKUP HADIR DALAM LAPORAN

NEGARA tidak boleh hanya hadir dalam dokumen. Tidak cukup hadir dalam laporan. Tidak cukup hadir dalam tayangan. Tidak cukup hadir dalam kunjungan. Negara harus hadir dalam rumah, bukan hanya regulasi. Hadir dalam air bersih, bukan hanya anggaran.

BACA JUGA...  Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Hadir dalam kehidupan warga, bukan hanya narasi pemulihan. Jika Huntara dan Huntap hanya berhenti sebagai istilah kebijakan, Maka yang lahir bukan pemulihan, Melainkan pengungsian permanen yang disahkan secara diam-diam.

Dan jika itu terjadi, Maka bencana bukan lagi sekadar banjir bandang, Tetapi bencana kebijakan. [].

 

Berita Terkait

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terbaru