Setelah persiapan dilakukan, penanaman dilaksanakan secara bertahap.
Pada fase pertama ditanam sekitar 2.700 batang Cabai.
Pada fase kedua, sekitar 1.800 batang Cabai kembali ditanam.
Menurut Razak, tanaman pada fase pertama telah tumbuh dengan baik.
Bagi kelompok tani, keberhasilan pertumbuhan tanaman menjadi indikator bahwa kegiatan ekonomi dapat kembali dijalankan setelah bencana.
Proses tersebut juga menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fasilitas fisik.
Pemulihan ekonomi masyarakat membutuhkan proses yang lebih panjang dan bergantung pada kemampuan masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan produktif.
Kelompok Difabel Dilibatkan dalam Penanggulangan Bencana
PROGRAM Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pertamina EP Rantau Field juga mencakup kelompok penyandang disabilitas.
Salah satu program yang dikembangkan adalah satuan tugas difabel tanggap bencana.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan penyandang disabilitas dalam penanggulangan bencana.
Dalam konsep tersebut, penyandang disabilitas tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan ketika terjadi bencana.
Mereka juga dapat terlibat dalam kegiatan penanganan bencana sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Penulis : Syawaluddin
Editor : Syawaluddin Ksp
Sumber Berita: Pertamina EP Rantau Field
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Selanjutnya















