Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi darurat memerlukan pengiriman kebutuhan dasar sekaligus evakuasi. Pada Sabtu, dua hari setelah banjir, helikopter dari Medan digunakan untuk memasuki kompleks.

Helikopter tersebut membawa obat-obatan dan bahan makanan. Pada saat yang sama, sejumlah warga dan pekerja yang mengalami kondisi kesehatan tertentu dievakuasi.

Setelah akses darat mulai memungkinkan, proses evakuasi dilanjutkan menggunakan kendaraan.

BACA JUGA...  Bupati Pidie Kukuhkan Pengurus FOKUSGAMPI

Banjir menyebabkan kegiatan operasional tidak dapat berjalan normal. Fasilitas produksi dan kelistrikan mengalami gangguan. Sistem pengolahan air juga tidak dapat segera digunakan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan dasar di dalam kompleks menjadi persoalan tersendiri.

Empat Meter Air di Kompleks Pertamina

KETINGGIAN air di kawasan kompleks Pertamina disebut mencapai sekitar empat meter.

BACA JUGA...  Kadinkes Aceh Utara Akan Meningkatkan Pelayanan Masyarakat Untuk Seluruh Pukesmas

Bangunan dengan posisi relatif lebih tinggi digunakan sebagai lokasi perlindungan. Masjid menjadi salah satu tempat yang digunakan pekerja dan masyarakat untuk mengamankan diri.

Jumlah orang yang berada di kawasan tersebut mencapai sekitar 1.300 orang.

Menurut Tomi, Pertamina tidak hanya melakukan penanganan untuk pekerja perusahaan. Bantuan makanan yang berhasil didatangkan juga diberikan kepada masyarakat sekitar.

BACA JUGA...  Kasdam IM Hadiri Apel Siaga Gabungan dan Gelar Peralatan di Blang Padang

“Kami tidak hanya memikirkan diri kami, tetapi kami juga memikirkan masyarakat yang ada di sekitar kami,” ujar Tomi.

Pembagian bantuan dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan.

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: Pertamina EP Rantau Field

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB