DPRK Aceh Besar: Pilkada Harus Jauh Dari Intimidasi

Senin, 27 Juni 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saifuddin,SE. Anggota DPRK Aceh Besar. Foto: Ist
Saifuddin,SE. Anggota DPRK Aceh Besar. Foto: Ist

Jantho|AP-Anggota DPR Kabupaten Aceh Besar dari Komisi A, Saifuddin, SE mendesak penyelenggaraan Pilkada tahun 2017 nanti harus benar-benar adil, jujur dan jauh dari intimidasi. Pernyataan tersebut disampaikan, Minggu 26 Juni 2016.

“Beberapa bakal calon kandidat kepala daerah sudah mulai menampilkan aksinya ditengah-tengah masyarakat, itu bagus dan lebih bagus lagi bila tak menggunakan cara-cara tak terpuji,” pintanya.

BACA JUGA...  Bantuan Kemanusiaan Menumpuk, DPRK Bireuen Lakukan Sidak

Politisi Golkar yang lebih populer dengan panggilan Cek Poen ini berharap para bakal calon kepala daerah di Aceh Besar dalam melakukan  kampanye dalam menarik simpati para pemilih harus menekankan kepada program-programnya yang pro rakyat dan mudah direalisasi alias bukan mimpi.

“Jangan banyak janji-janji aneh,” begitu dia memberi anjuran.

Lanjutnya, para kandidat harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan jangan mengekang apalagi mengintimidasi,. “Biarkan masyarakat yang menentukan pilihannya,” tegasnya lagi.

BACA JUGA...  Sehari, DPRK Bener Meriah Lakukan PAW Dua Anggota, Ini Namanya 

Menurut dia, harapan mewujudkan pemerintahan yang baik atau good governance pasca peralihan sistem demokrasi dari pola lama yang menerapkan demokrasi tidak langsung menuju demokrasi langsung ternyata tidak langsung membawa berkah dalam wujud perubahan mendasar.

“Salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam Pemilukada, dapat berpartisipasi dengan menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpinnya. Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu, menunjukan semakin kuatnya tatanan demokrasi dalam sebuah negara atau daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Muntasir Hamid Ditarik Ke Jakarta

Disisi lain saran anggota dewan itu, masyarakat juga harus melihat para kandidat dengan hati dan tidak mengedepankan emosi serta mempelajari latar belakang dan komitmenya serta visi misi yang jelas dalam memajukan Aceh Besar.

“Jangan terpengaruh dengan gaya dan tampilan, tapi periksa juga isinya,” tutup Saifuddin.[Dw]

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Eks GAM Minta Pusat Tepati Janji Damai
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB