Demo PAG Berlangsung Ricuh, Satu Warga Diamankan Polisi 

Senin, 30 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga lingkungan PT. PAG ricuh dengan petugas kepolisian.

Ratusan warga lingkungan PT. PAG ricuh dengan petugas kepolisian.

Lhokseumawe (MA) Aksi demo ratusan warga lingkungan PT. Perta Arun Gas (PAG) berlangsung ricuh, polisi mengamankan satu orang pendemo. Kericuhan terjadi diakibatkan pihak perusahaan tidak mau menjumpai pengunjuk rasa. Senin (30/8/2021).

Aksi demo berlangsung pada pukul 09.00 WIB di depan pintu II, Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, di ikuti oleh ratusan warga dari 13 Desa binaan perusahaan. Turut dikawal oleh ratusan personel gabungan Polres Lhokseumawe, Polres Aceh Utara, dan Polres Bireuen serta TNI.

BACA JUGA...  Atasi Defisit, Pj Walikota Lhokseumawe Hapus Pengadaan Kendaraan Dinas

Massa menuntut pimpinan BUMN atau Pertamina agar mencopot Direktur Teknikal dan Operasional PAG yang baru dijabat oleh Yan Sukarial. Kemudian mereka menuding, dengan masuknya manajemen baru Direktur Teknikal dan Operasional serta Manager Humas hanya membuat kenyamanan yang selama ini sudah berlangsung menjadi buyar.

Koordinator aksi T Muklis kepada wartawan mengatakan, aksi ini dilakukan akibat dari rasa kecewa warga lingkungan terhadap kebijakan manajemen PT PAG yang kurang peduli dan terus ingkar janji terhadap warga lingkungan, seperti perekrutan tenaga kerja lokal dan penyaluran dana CSR.

BACA JUGA...  Pendemo: Pak Camat Jangan Tahan DD Kami, Masyarakat Sangat Membutuhkannya

“Pihak perusahaan telah melukai hati warga lingkungan dengan merekrut tenaga kerja dari luar dan orang terdekatnya, perlakuan mereka telah melukai hati warga lingkungan,” katanya.

Selanjutnya ia mengatakan, seharusnya PAG merekrut tenaga melalui forum keuchik, namun kenyataannya pihak perusahaan tidak merekrut tenaga kerja sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Seperti yang terjadi pada perekrutan tenaga kerja PBAS.

BACA JUGA...  PWI Aceh Tamiang Kebut Persiapan Pelaksana Konferensi I

“Sudah sebulan ini PAG merekrut tenaga kerja untuk berbagai posisi. Dan sudah ditraining tinggal ditempatkan di posisi masing-masing. Dulu, masa Arun kami dibina, sekarang masa PAG kami dibinasakan,” katanya

Kemudian ia menyebutkan, perekrutan sebanyak 77 tenaga kerja menciderai UU Pemerintah Aceh dan kearifan lokal. Dimana putra daerah tidak diberikan kesempatan untuk bekerja. (Mulyadi).

Berita Terkait

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja
Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Mengaku Abang Samalanga, Penipu Manipulasi Bukti Transfer dan Catut Nama Ketua DPR Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi.

POLITIK

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Senin, 24 Agu 2026 - 13:42 WIB

OLAHRAGA

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB