AMKI dan Pertaruhan Masa Depan Media Konvergensi Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala dan Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E dalam pertemuan di Ruang Husein Komplek Akmil Magelang untuk kolaborasi kedua pihak. (Dok AMKI)

Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala dan Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E dalam pertemuan di Ruang Husein Komplek Akmil Magelang untuk kolaborasi kedua pihak. (Dok AMKI)

JAKARTA | MA — Satu tahun pertama kepengurusan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) menjadi fase penting untuk mengukur apakah sebuah organisasi baru mampu bertahan sebagai gagasan atau sekadar menambah panjang daftar perkumpulan media di Indonesia.

Ketua Umum AMKI Tundra Meliala mengungkapkan, sejak diiniasi pendiriannya pada akhir Desember 2024, AMKI mencoba membaca perubahan zaman bawa media tidak lagi berdiri dalam kotak-kotak lama. Batas antara media cetak, media siber, televisi, platform digital, media sosial, hingga kreator konten semakin kabur. Informasi bergerak melalui berbagai kanal sekaligus.

BACA JUGA...  JMSI Sumut Dukung Program Gubsu Bobby Nasution

“Konsep itulah yang kemudian menjadi fondasi AMKI, mendorong ekosistem media menuju era konvergensi,” kata Tundra dalam keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Namun, gagasan baru selalu berhadapan dengan persoalan lama: kepercayaan publik.

Di tengah menurunnya pengaruh sejumlah organisasi pers yang lebih dahulu berdiri seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), hingga Serikat Perusahaan Pers (SPS), kehadiran AMKI sempat dipandang sebagian kalangan sebagai tambahan organisasi baru yang belum jelas manfaatnya bagi perusahaan media maupun pekerja jurnalistik.

BACA JUGA...  Keuchik Gampong Iboih Terkesan Alergi Media, Benarkah Ada "Sulap" Setoran Retribusi Untuk PAD

Berita Terkait

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 
Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 
SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji
FPRMI Aceh Bedah Potensi Jerat Pidana Produk Jurnalistik
Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 
FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029
SWI Aceh Barat Dapat Apresiasi di Festival Literasi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:14 WIB

SMSI Aceh Utara Siapkan Anugerah 2026 Pada Pelantikan Desember 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Lima Wartawan Aceh Lolos Sebagai Penguji, SPS dan PWI: Selamat 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIB

SPS Aceh Rekom Lima Wartawan PWI dan  Lulus Calon Penguji

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:24 WIB

FPRMI Aceh Bedah Potensi Jerat Pidana Produk Jurnalistik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB