DEMA UIN Banda Aceh Bongkar Radikalisme, Ancaman Nyata di Kampus dan Strategi Pencegahan

Rabu, 5 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DEMA UIN Banda Aceh Bongkar Radikalisme. [Foto Umar Hakim | mediaaceh.co.id].

DEMA UIN Banda Aceh Bongkar Radikalisme. [Foto Umar Hakim | mediaaceh.co.id].

“Radikalisme sudah ada sejak zaman Rasulullah, di mana kelompok tertentu selalu menyalahgunakan agama demi kepentingan politik. Sayangnya, banyak mahasiswa belajar agama secara otodidak, tanpa bimbingan yang benar, hingga akhirnya terjerumus,” kata Khalid.

BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Banda Aceh gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Optimisme Keberlanjutan Penanggulangan Radikalisme sebagai Wujud Perdamaian Bangsa‘.

BACA JUGA...  Dir Reskrimum Polda Aceh Pimpin Rapat Satgas Mafia Bola

Diskusi ini tak sekadar wacana, tapi upaya membedah pola rekrutmen kelompok radikal, ancaman bagi keutuhan sosial, serta strategi deradikalisasi yang konkret.

Sejumlah pakar dihadirkan, termasuk Ketua IKAT Aceh Khalid Mudatstsir, Mantan Ketua FKPT Aceh Dr. Mukhlisuddin Ilyas, dan Dekan Fakultas Syariah & Hukum UIN Ar-Raniry Prof. Kamaruzzaman.

Mereka menggarisbawahi satu fakta: radikalisme bukan sekadar isu keamanan nasional, tapi ancaman nyata bagi dunia akademik.

BACA JUGA...  Dukung Data RKT, Perlu Kegiatan Asistensi dan Coaching Clinic Dorong Reformasi Birokrasi

Radikalisme di Kampus, Mahasiswa Jadi Sasaran Empuk

Dalam paparannya, Khalid Mudatstsir menyoroti bagaimana kelompok radikal menjadikan mahasiswa sebagai target utama. Mereka memanfaatkan celah psikologis [pencarian jati diri] untuk menanamkan paham ekstrem.

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Kamis, 10 September 2026 - 14:38 WIB

Tajaga Adat, Tapeukong Syariat, Pesan Kuat di Balik 800 Tahun Samudera Pasai

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB